ilustrasi maskapai Garuda. (sumber;internet)
Kuasa hukum Kosmariam, David langsung menceritakan kronologi kejadian kliennya ketumpahan air panas. Menurut David, awalnya kliennya hendak berangkat menuju Bali untuk sebuah pekerjaan.
Lantaran tak dapat tiket menuju Bali, Kosmariam memilih keberangkat ke Banyuwangi. Dengan harapan bisa tiba di Bali dengan menggunakan jalur darat dan air dari Bayuwangi.
Di dalam pesawat menuju Banyuwangi, Kosmariam duduk di kursi terdepan dan berada di pinggir kabin bersama rekannya. Pada saat pemberian makanan dan minuman, Kosmariam tertidur.
"Jadi temannya itu meminta dua teh panas. Entah bagaimana pramugarinya itu memberikan teh panas melalui atas kepala Ibu Kos (Kosmariam)," kata David.
[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]