Namun Kosmariam melihat tak ada tindakan yang lebih dari pihak Garuda kepada dirinya. Kosmariam mengaku dirinya seperti dijadikan pengemis oleh pihak Garuda Indonesia.
"Kalau mau berobat, saya harus menelpon orang Garuda, tidak ada inisiatif dari pihak Garuda untuk menghubungi langsung, atau bertanya soal keadaan saya," kata Kosmariam.
Hal tersebut salah satu yang menjadi alasan Kosmariam mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat. Gugatan dia ajukan lantaran ingin pihak Garuda memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan seperti dirinya di kemudian hari.
"Setelah digugat, baru deh mereka menghubungi saya lagi," kata Kosmariam.
Meski sudah berbulan-bulan insiden itu terjadi, namun hingga kini Kosmariam mengaku masih merasakan sakitnya tersiram air panas. Apalagi di bagian yang terkena.
"Luka hingga kini masih berwarna merah dengan tepian hitam, masih pedih kalau terkena keringat atau sabun dan kadang gatal yang amat sangat. Kata dokter itu proses penyembuhan," imbuh Kosmariam.*