Go Green

Makan Sampah, Paus Sperma Mati di Pantai Spanyol

Paus Sperma sepanjang 9,7 meter ditemukan mati di pantai Murcia, Spanyol yang diperutnya ditemukan 29 kg sampah. (sumber;internet) 

MADRID - Seekor Paus Sperma sepanjang 9,7 meter ditemukan mati di pantai Murcia, Spanyol. Parahnya, setelah dibedah untuk mengetahui penyebab kematian, ditemukan 29 kg sampah di dalam perutnya. 

Seperti yang dilansir dari Sky News, Jumat (13/4/2018), Pusat Penyelamatan Satwa El Valle menyatakan paus tersebut mati karena tidak bisa mencerna apa yang berada di perut dan ususnya. 

Sampah-sampah yang ada di perut paus itu antara lain tali, jaring, hingga sebuah drum. Paus itu mengalami peradangan di perutnya atau dikenal dengan nama peritonitis. 

Saat pertama kali ditemukan, paus sperma itu memiliki berat 7 ton. Berat tersebut jauh di bawah rata-rata berat paus sperma jantan yakni 45 ton. Pada umumnya paus sperma tidak mengonsumsi sampah, melainkan cumi-cumi besar, berbagai ikan, hingga hiu. 

Penemuan paus ini telah mendorong pemerintah daerah setempat untuk meluncurkan kampanye agar penduduknya tak membuang sampah ke laut. Kampanye ini telah didukung oleh Badan Lingkungan Eropa dan Komisi Dana Eropa untuk Pembangunan Daerah.

Direktur Jenderal Lingkungan Hidup Murcia, Consuelo Rosauro, mengatakan adanya sampah plastik di laut merupakan ancaman terbesar untuk pelestarian satwa liar di seluruh dunia. 

"Banyak hewan terperangkap di 'tempat sampah' atau menelan plastik dalam jumlah besar, yang bisa saja berakhir dengan kematian. Wilayah Murcia tidak asing dengan masalah ini. Ini harus kita tangani melalui tindakan bersih-bersih dan (meningkatkan) kesadaran warga negara," jelas Rosauro.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...