Ada Apa di Museum Sang Nila Utama?

Lesung Kincir, Penumbuk Padi Tenaga Air

PEKANBARU - Di Rokan Hulu, masih dikenal alat tradisional khusus penumbuk pagi. Alat itu diberi nama "Lesung Kincir". Sesuai namanya, lesung penumbuk padi untuk memisahkan kulit dari beras ini menggunakan tenaga air. 

Selain untuk menumbuk padi, Lesung Kincir tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menumbuk beras menjadi tepung. Penggunaannya dapat menghemat tenaga dan bahan yang ditumbuk juga lebih banyak.

"Masyarakat Rokan Hulu masa lampau telah menggunakan perkakas bertenaga air seperti, 'Lesung Kincir" dengan pola yang sederhana namun praktis dan efisien," ulas Yoserizal Zen, Kadisbud Riau.

Karena lesung ini bertenaga air, maka penggunaannya selalu diletakkan di pinggir sungai. Bentuknya persegi empat, memanjang dan disetting dengan empat tiang yang diletakkan di sisi kiri dan kanannya. Di tiang pendek, memakai kayu bulat yang berguna sebagai "As". 

"Kayu bulat itu berguna sebagai pemutar aku untuk menumbuk padi dengan tenaga air," ujarnya.

Pada bagian bawahnya terdapat kayu empat persegi panjang yang dilubangi sebagai lubang tempat meletakkan padi atau beras yang ditumbuk.(Adv)




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...