News

Vaksin Merah Putih Diproduksi Mulai Kuartal III 2021

sumber;internet

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan vaksin Merah Putih akan segera diproduksi. Produksi vaksin tersebut akan dimulai pada kuartal III tahun ini.

"Perkembangan dengan vaksin buatan anak bangsa yaitu vaksin Merah Putih ditargetkan mulai diproduksi pada kuartal III tahun 2021," jelas Airlangga Hartarto, Senin (18/1/2021).

Dikatakan Ketua Umum Partai Golkar tersebut Pemerintah menargetkan vaksin Merah Putih bisa diberikan pada 2022 mendatang. "Dimana uji klinis diharapkan selesai pada kuartal II tahun 2022. Dengan demikian vaksin Merah Putih siap diberikan pada masyarakat luas di tahun 2022," katanya.

Airlangga menambahkan, sebanyak 182 juta penduduk Indonesia akan menerima vaksin Covid-19. Dengan jumlah kebutuhan vaksin sebanyak 426 dosis, yang akan diserahkan dari berbagai produsen vaksin dari berbagai negara, baik Inggris, Amerika, atau China.

Saat ini, vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah didistribusikan ke berbagai daerah. Proses pendistribusian vaksin di Indonesia melibatkan Bio Farma, BUMN, didukung oleh keamanan dari TNI/Polri," imbuhnya dimuat Tribunnews.com

Vaksin Corona Buatan Indonesia Siap Edar Tahun 2022

Direktur Utama Biofarma, Honesti Basyir mengatakan, studi pra-klinis dan uji klinis siap dilaksanakan tahun 2021. Apabila hasilnya menjanjikan, vaksin akan siap diedarkan awal tahun 2022.

Indonesia terus mengembangkan vaksin corona yang diberi nama Vaksin Merah Putih melalui tiga institusi yang ditunjuk, antara lain Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, PT Kalbe farma, dan PT Biofarma.

Kementerian Riset dan Teknologi telah membentuk konsorsium riset nasional untuk membuat bibit atau prototipe vaksin corona yang dipimpin oleh LBM Eijkman dan bekerja sama dengan kementerian terkait serta sejumlah institusi dan universitas.

Selanjutnya Biofarma akan melakukan proses optimalisasi, uji klinik, hingga memproduksi massal setelah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

“Studi pra-klinis akan dilakukan di kuartal kedua tahun 2021, dilanjutkan dengan uji klinis tahap satu yang diharapkan dapat dilakukan di kuartal ketiga tahun 2021,” ujar Honesti, dikutip dari p2ptm.kemkes.go.id.

“Kalau hasilnya (uji klinis) bagus, kita mungkin dapat menyediakan vaksin kepada masyarakat pada kuartal pertama tahun 2022,” lanjutnya.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...