Lingkungan

1.500 Sawah di Kampar Puso Akibat Banjir, Petani Rugi Ratusan Miliar

Ilustrasi. (sumber;internet)

KAMPAR - Bencana banjir di Kabupaten Kampar, Riau menyisakan berbagai persoalan bagi petani. Sebanyak 1.500 hektare lahan sawah dinyatakan puso atau mengalami kerusakan dan tidak akan menghasilkan.

Kondisi ini membuat target produksi beras di Kabupaten Kampar sebanyak 75.000 ton gagal tercapai karena dengan adanya kerusakan tanaman padi di lahan seluas 1.500 hektare akan kehilangan beras sebanyak 7.600 ton beras.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Kampar Henry Dunan didampingi sejumlah kepala bidang dan kepala seksi ketika ditemui di ruang kerjanya, di Komplek Perkantoran Pemkab Kampar di Jalan Lingkar, Bangkinang, Kamis (20/12/2018) mengungkapkan, lahan yang mengalami kerusakan seluas 1.500 hektare ini tersebar di sembilan kecamatan.

Sembilan kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Bangkinang sebanyak 5,5 hektare, Kecamatan Rumbio Jaya 175 hektare, Kecamatan Kampar Utara 319 hektare, Kecamatan Tapung Hulu 15 hektare, Kecamatan Salo 8 hektare, Kecamatan Kampar 178 hektare, Kecamatan Tambang 596 hektare dan Kecamatan Kampa 196 hektare.

Dari total 1.500 hektare sebanyak 467 hektare adalah lahan yang mendapatkan bantuan baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat. 
"Ada berupa bantuan bibit, pupuk dan ada juga murni semuanya bantuan pemerintah dan pemerintah daerah," ujar Dunan.

Pasca terjadinya banjir pekan lalu, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura Kabupaten Kampar telah turun ke lapangan dan langsung menindaklanjuti instruksi Bupati Kampar agar segera dan cepat mencari solusi yang dihadapi petani. Dunan mengakui pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat yakni Kementerian Pertanian di Jakarta. Lalu pihak Kementerian Pertanian telah menurunkan petugas LO ke Kabupaten Kampar.

Ada dua cara yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah. Cara pertama adalah berupaya mendapatkan cadangan benih nasional (CBN). 

"Mudah-mudahan ini terkabul. Kita diminta melengkapi data," imbuh Dunan. 

Pihaknya menargetkan seluruh lahan yang terkena dampak banjir ditanam kembali pada tahun 2019. Namun ia belum bisa memastikan kapan bantuan ini direalisasikan untuk petani. 

"Waktunya sangat mepet. Yang pasti di 2019, lokasi banjir itu menjadi prioritas kita untuk diberikan bantuan dengan program APBN sebagian dan sebagian kecil dari APBD Kampar maupun APBD provinsi," ulasnya.

Dari APBD Kampar tahun 2019, direncanakan sebanyak 350 hektare lahan akan mendapatkan bantuan. "Tapi bantuannya sesuai program. Kalau bibit saja ya bibit, pupuk ya pupuk atau kedua-duanya, jadi tergantung program," terang Dunan.

Menyinggung target produksi beras di Kabupaten Kampar, dengan adanya bencana ini target Kampar sebanyak 75.000 ton beras dipastikan gagal karena dari 1.500 hektare lahan ini bisa menghasilkan sekira 7.600 ton beras. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. 

"Kalau rata-rata hasil perhektare itu Rp 30 juta, hitung saja berapa harus kehilangan. Ya, miliaranlah," ucap Dunan. 

Ia menyebutkan, dalam dua tahun terakhir produksi beras di Kampar cukup membanggakan karena mengalami kenaikan. Pada tahun 2016 produksi mencapai 32.00 ton dan pada tahun 2017 naik menjadi 42.000 ton dan untuk tahun 2018 belum dilakukan penghitungan. Untuk mencapai swasembada beras, Kabupaten Kampar harus menghasilkan 120.000 ton beras karena kebutuhan Kampar sebanyak 120.000 ton.

Sementara itu, dari pantauan di sejumlah desa, hampir seluruh padi yang terendam banjir terlihat mati. Sebagian besar sudah berbuah dan hanya sebagian kecil saja yang selamat dari ancaman banjir.

Kalangan petani sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk masa tanam berikutnya. Salah seorang petani Fahmi (38) di Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar mengungkapkan, bencana banjir beberapa hari lalu membuat ia harus rela kehilangan panen. Menurutnya, dari luas lahan yang terendam ia mengalami kehilangan 14 goni gabah. "Itu bisa untuk makan setahun," ujar Fahmi.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...