News

Patah Hati, Perempuan Mabuk Pukul Jendela Pesawat Hingga Retak

Ilustrasi.(sumber;internet)

JAKARTA - Seorang perempuan berusia 29 tahun ditahan usai memecahkan jendela pesawat yang tengah terbang di ketinggian 30 ribu kaki. Usut punya usut, penumpang ini tengah patah hati.

Menyadur Gulf News, insiden yang belakangan tersebar di media sosial China seperti Weibo ini terjadi di sebuah pesawat Loong Airlines yang melakukan penerbangan domestik pada 25 Mei lalu.

Penumpang yang bernama Li disebutkan tak bisa mengontrol emosi lantaran hubungan asmaranya gagal. Ditambah, ia mengonsumsi alkohol sebelum naik ke penerbangan.

Pihak kepolisian Zhengzhou mengatakan Li telah mengonsumsi setengah liter alkohol biji-bijian China yang dikenal dengan 'bajiju' sebelum naik ke pesawat. Minuman ini mengandung 35 hingga 60 persen alkohol.

Dalam video yang tersebar di media sosial memperlihatkan perempuan ini tengah menangis ke kursinya sambil memukul kaca jendela berulang kali.

Kru kabin dan penumpang lain nampak berupaya menenangkan Li, namun tangisnya malah makin pecah. Sejurus kemudian, perempuan ini berhasil memecahkan lapisan pertama jendela.

Alhasil, pilot pun bergegas melakukan pendaratan darurat. Pesawat kemudian singgah di Bandara Internasional Zengzhou, China tengah, guna memastikan keselamatan semua penumpang.

Laporan kepolisian menyebutkan tidak ada yang terluka dalam insiden ini. "Airbus A320 mendarat di Zhengzhou tanpa masalah lebih lanjut, dan tidak ada yang terluka selama tragedi di udara."

Lebih lanjut disebutkan, hasil penyelidikan menyebutkan kadar alkohol di dalam darah Li sebanyak 160 mg/100 ml. Hingga kini, ia masih ditahan oleh pihak kepolisian.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...