News

Toga Rawabangun Minta Warga Tidak Terlibat Dalam People Power

Tokoh Agama Rawabangun Rengat, Wahid

RENGAT - Tokoh Agama (Toga) Desa Rawa Bangun kecamatan Rengat,  Wahid mengajak masyarakatnya dan Inhu secara umum untuk menolak dan tidak terlibat gerakan people power

Gerakan tersebut, muncul melalui sejumlah media sosial, karena adanya dugaan kecurangan pemilu yang dilakukan banyak pihak. Wahid, mengatakan pihaknya bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah ini, menolak keras terhadap gerakan tersebut. Gerakan tersebut, dinilai akan banyak mudaratnya. Apalagi, gerakan people power yang sebenarnya sudah terjadi pada 17 April kemarin.   

"Pada 17 April kemarin, itu asli gerakan people power. Karena, mayoritas warga Indonesia berbondong-bondong ke TPS untuk menyuarakan hak pilihnya,"  ucapnya.   

Loading...

Dengan demikian, pihaknya menolak rencana tersebut. Bahkan, mengimbau kepada warga untuk tidak terlibat aksi pengerahan massa, dalam rangka menolak hasil pemilu. Sebab, people power yang digaungkan untuk menolak hasil pemilu itu, mencerminkan ketidakdewasaan dalam berpolitik.     

Ditambahkannha, sebagai warga negara yang baik, seharusnya punya sikap siap kalah dan siap menang. Bagi masyarakat, percayakan hasil pemilu pada lembaga penyelenggara yang sah, yaitu KPU.

"Jangan sampai, gara-gara pemilu, bangsa kita terpecah belah. Mari, kita tunggu hasil keputusan KPU. Kita harus bijak menyikapinya, jangan sampai terpancing," ajaknya.   

 



Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...