News

PLTA Koto Panjang Dibuka, Sungai Kampar Status Waspada Banjir

sumber;internet

KAMPAR - Manajemen Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kampar, Riau kembali menambah buka pintu pelimpahan (Spillway Gate) menjadi lima pintu dengan ketinggian 60 centimeter (Cm) pada pukul 10.00 WIB.

Kemudian pukul 15.00 WIB pihak pengelola kembali menambah pembukaan pintu PLTA 5x80 Cm. Dengan penambahan itu, kondisi sungai Kampar diprediksi akan mengalami kenaikan lebih kurang 1 meter.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada pewarta, Selasa (10/12/2019) di Pekanbaru.

"Iya sekarang sudah lima pintu PLTA dengan ketinggian 80 Cm dibuka. Kondisi ini karena adanya peningkatan debit air waduk, sehingga pintu PLTA Koto Panjang terpaksa dibuka," kata Edwar Sanger.

Dia mengatakan, peningkatan debit air waduk di PLTA Koto Panjang disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi di sisi hulu waduk PLTA Koto Panjang di wilayah Provinsi Sumatera Barat, Pangkalan Koto Baru dan Kabupaten Kampar, Riau.

Kondisi tersebut, lanjut Edwar, diperparah dengan meluapnya air sungai akibat adanya kiriman air dari Pangkalan Sumatera Barat. Sehingga berdampak besarnya Inflow Unit Layanan PLTA Koto Panjang, dan terjadinya peningkatan debit air di Waduk PLTA Kota Panjang.

Atas kondisi itu, lanjut Edwar, pihaknya menetapkan sungai Kampar dalam status waspada banjir. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.

"Karena masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar akan kemungkinan terjadinya bencana banjir, tanah longsor ataupun orang tenggelam akibat derasnya arus sungai," pungkasnya.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...