Trashod

Lagi Musimnya, Ini Fakta Menarik Tentang Rambutan

Ilustrasi.(sumber;internet)

JAKARTA - Musim rambutan berlangsung Januari. Buah dengan bentuk unik ini punya sejumlah fakta menarik. Mulai dari ragam jenis hingga olahannya.

Rambutan merupakan buah yang sangat populer di Indonesia. Rasanya yang manis dan jenisnya yang beragam, membuat buah dengan kulit berambut ini disukai banyak orang.

Kulit rambutan memiliki warna merah terang namun ada pula yang kuning atau pun hijau. Tergantung jenisnya, rambutan memiliki tekstur daging buah yang berbeda. Ada yang kering ada pula yang sangat juicy dengan kandungan air yang banyak.

Untuk mengetahui serba-serbi soal rambutan, detikFood merangkum info fakta rambutan seperti berikut.

1. Apa Itu Rambutan?
Rambutan tergolong buah tropis yang masuk ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae. Buah ini populer di Indonesia dan negara Asia Tenggara lain termasuk Thailand dan Malaysia. Buah ini diberi nama 'rambutan' karena berasal dari buahnya yang memiliki rambut di sekelilingnya.

Rambutan masih satu keluarga dengan kelengkeng, leci, dan matoa. Buah yang memiliki kulit berwarna hijau, kuning, hingga merah terang ini memiliki daging buah berwarna putih dan agak bening. Buah rambutan memiliki cita rasa manis, namun ada juga yang asam manis.

Di Indonesia, buah ini memiliki beragam jenis yang tentunya memiliki tekstur daging yang berbeda pula. Ada yang teksturnya kering dan gampang saat dilapaskan dari bijinya, ada pula rambutan yang susah dilepaskan dari biji. Rambutan juga ada yang memiliki tekstur sangat juicy karena kandungan airnya banyak.

2. Rambutan Rapiah
Jenis rambutan ini paling populer di Indonesia. Kulitnya berwarna hijau dan rambutnya agak jarang. Bahkan terkadang rambutan rapiah ini memiliki rambut yang sedikit kasar. Rambutan ini kerap jadi favorit banyak orang karena rasanya yang manis dan agak kering.

Walaupun baru berwarna hijau, rambutan ini tidak memiliki rasa asam. Itu yang membuat rambutan rapiah disukai. Tekstur daging rambutan ini adalah kenyal dan teksturnya tebal. Daging buah rambutan ini pun mudah dilepaskan dari bijinya.

Rambutan ini juga merupakan jenis buah unggul dari rambutan. Ukurannya kecil, namun rasanya super manis. Saat panen, rambutan rapiah tidak terlalu lebat namun mutu dari buahnya sangat tinggi. Di pasaran rambutan rapiah berharga lebih tinggi.

3. Rambutan Binjai
Binjai merupakan kota yang menghasilkan rambutan terbanyak di Indonesia. Maka itu, kota di Provinsi Sumatera Utara ini dijuluki dengan Kota Rambutan. Rambutan jenis ini memiliki nama yang sama dengan kota di Sumatera Utara yaitu Rambutan Binjai.

Rambutan binjai juga merupakan salah satu jenis rambutan populer di Indonesia. Rambutan dengan kulit buahnya yang berwarna merah terang ini memiliki daging yang tebal dan juga ngelotok dari bijinya. Berbeda dengan rapiah yang memiliki rambut jarang dan agak kasar, rambutan binjai ini memiliki rambut yang cenderung halus, panjang, namun masih tetap agak jarang.

Rambut dari rambutan binjai ini berwarna hijau di ujungnya membuat warnanya semakin terlihat cantik. Cita rasa dari rambutan binjai ini juga manis. Bentuk dari rambutan binjai ini agak lonjong dan buahnya cenderung besar. Jenis rambutan binjai ini mirip dengan rambutan Si Nyonya, dari ciri-ciri kulitnya hingga bentuknya. Namun rambutan Si Nyonya memiliki rasa yang cenderung asam.

4. Manfaat Buah Rambutan
Rambutan, buah yang memiliki kulit berambut ini ternyata memiliki beragam manfaat kesehatan. Kandungan nutrisi yang terdapat pada buah rambutan ini diantaranya tinggi serat, vitamin C, tembaga, zat besi, dan fosfor. Rambutan juga buah yang rendah kalori, setidaknya dalam 100 gram buah rambutan memiliki 69 kalori.

Rambutan memiliki sejumlah manfaat yang diperlukan oleh tubuh. Diantaranya bermanfaat untuk kesehatan jantung, mencegah penyakit batu ginjal, menurunkan berat badan, mengatasi diabetes, hingga menguatkan tulang. Selain itu rambutan juga dipercaya dapat mempercantik kulit dan kesehatan pada rambut.

Tinggi akan serat, buah rambutan ini baik untuk kesehatan pencernaan Anda. Setidaknya dalam 100 gram buah rambutan mengandung 1,3-2 gram serat. Jumlah serat ini akan baik untuk melancarkan pencernaan dan menjauhkan dari penyakit sembelit yang dapat menyebabkan rasa tak nyaman pada perut.

5. Olahan Buah Rambutan
Rambutan yang memiliki cita rasa manis dan asam ini ternyata bisa diolah dengan beragam cara. Jadi, Anda tak hanya bisa memakannya secara utuh namun dengan beragam olahan. Rambutan bisa diolah menjadi dessert yang segar seperti es buah atau puding. Namun untuk es buah, buah rambutan yang diperlukan adalah jenis yang bisa mengelotok dari bijinya.

Selain itu rambutan juga bisa dijadikan sebagai asinan. Asinan rambutan ini sempat viral beberapa waktu yang lalu di media sosial. Buah rambutan dicampurkan dengan perasan jeruk asam lalu diberikan potongan cabai yang dapat menambahkan cita rasa asam, pedas segar.

Jika ingin membuatnya sendiri di rumah pun bisa, karena bahan-bahannya mudah didapat. Apalagi buah rambutan saat ini sedang musimnya. Yang diperlukan hanya campuran jeruk bercita rasa asam seperti jeruk nipis dan limau, cabai, dan air. Lengkapi cita rasa dengan ditambahkan gula serta garam.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...