News

Sepekan Serangan Israel, 212 Warga Palestina Tewas di Gaza

sumber;internet

GAZA - Setelah lebih dari sepekan, pertempuran antara Israel dan Hamas belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Pada Selasa (18/5/2021) serangan dari kedua belah pihak kembali berlanjut, menambah jumlah korban jiwa dan luka-luka.

Militer Israel mengatakan pada Senin (17/5/2021) malam bahwa Hamas dan kelompok Palestina lainnya telah menembakkan sekitar 3.350 roket dari Gaza, 200 di antaranya pada Senin saja. Pasukan pertahanan Israel (IDF) mengklaim serangan udaranya telah menewaskan setidaknya 130 militan.

Pejabat kesehatan Gaza menyebutkan korban tewas Palestina mencapai 212, termasuk 61 anak-anak dan 36 wanita, sejak konflik dimulai Senin pekan lalu (10/5/2021). Sepuluh orang tewas di Israel, termasuk dua anak.

Serangan terhadap Israel juga datang dari Lebanon. Militer Israel mengatakan enam peluru artileri ditembakkan dari Lebanon mengarah ke Israel utara, tetapi gagal melintasi perbatasan, menambahkan bahwa tembakan artileri balasan telah diluncurkan.

Israel berperang dengan gerilyawan Hizbullah Lebanon pada 2006, tetapi tembakan roket dan serangan udara sejak itu sebagian besar relatif tenang.

Permusuhan antara Israel dan Gaza yang dikuasai Hamas telah diikuti dengan peningkatan kekerasan di Tepi Barat, di mana Palestina memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas. Ada juga bentrokan antara komunitas Yahudi dan Arab Israel di daerah campuran.

Presiden Israel telah memperingatkan bahwa ketegangan antara Yahudi dan Arab Israel dapat berubah menjadi "perang saudara".

Pemogokan umum direncanakan untuk Selasa di kota-kota Arab di Israel dan kota-kota Palestina di Tepi Barat.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...