Eksbis

Gara-gara Bonus, Ratusan Ojol 'Serbu' Kantor DPRD Pekanbaru

PEKANBARU - Ratusan driver atau pengemudi Ojek Online (Ojol) dari GoJek Kota Pekanbaru berunjuk rasa ke Kantor DPRD Kota Pekanbaru.

Pengemudi Ojol yang menamai diri mereka Gerakan Gejolak Driver (Geger) Kota Pekanbaru ini datang ke DPRD untuk mengadukan nasib mereka yang merasa terzolimi dengan keputusan dari manajamen.

Salah satunya adalah bonus yang awalnya diterima oleh driver awalnya sebesar Rp 80 ribu dengan terlebih dahulu mengumpulkan 20 poin, namun secara perlahan bonus tersebut turun menjadi Rp 55 ribu dengan tetap harus mengumpulkan 20 poin.

"Karena bonus ini adalah hasil dari pemotongan pajak 20% uang diambil manajemen GoJek dari saldo Driver (Gopay), jadi ini bukan bonus yang sebenarnya kalau kita artikan secara harfiah. Karena setiap orderan yang selesai akan dipotong 20%," orasi Ketua Umum Geger Kota Pekanbaru, Supriadi dalam orasinya.

Setelah beberapa saat melakukan orasi, ratusan driver Ojol ini ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri beserta anggota DPRD Pekanbaru lainnya seperti Roni Pasla dan juga Mulyadi.

Selanjutnya, ketiga wakil rakyat tersebut mempersilahkan beberapa perwakilan dari para driver untuk masuk kedalam Balai Payung Sekaki tersebut untuk menyampaikan aspirasinya.

"Kita akan dengarkan dulu apa penyampaiannya, dan ini teman-teman Ojol yang lain kita minta bubarkan diri untuk kembali beraktivitas. Setelah mendengar penyampaian akan dijadwalkan pemanggilan manajemen GoJek Pekanbaru," pungkasnya.*




Loading...


[Ikuti IDNJurnal.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected] / [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan IDNJurnal.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...